Perdamaian diantara umat manusia menjadi satu agenda besar yang terus dikampanyekan banyak tokoh-tokoh dunia, terutama dalam menyikap kondisi antar negera yang penuh dengan konflik dan kecurigaan saat ini.
Namun bagi pemimpin Tibet, Dalai Lama mengambil jalan kekerasan sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah dianggapnya sebagai cara kuno yang using dan sudah ketinggalan jaman. Hal itu diungkapkannya dalam ceramah di Shizuoka Jepang, Jumat pekan lalu.
“Memecahkan masalah dunia, apabila menggunakan cara-cara kekerasan hal itu jelas merupakan cara yang usang, sudah kuno, ketinggalan jaman,” ungkap pemimpin karismatis dengan nama kecil Tenzin Gyatso ini dalam ceramahnya berjudul, "Menuju perdamaian di abad ke-21".
Menurut pemimpin Tibet ke-14 ini perdamaian harus dilakukan melalui dialog dan asil yang diperoleh akan sangat kuat dan tidak akan retak. Dirinya juga mengharapkan, program perdamaian dapatlah dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan dunia di masa modern ini untuk meningkatkan etika, mendorong hati belas kasih yang lebih baik lagi bagi orang lain, "Ini sangat penting bagi kehidupan kita bermasyarakat saat ini," tekannya.
Baca Juga Artikel Lain:
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”